Jumat, 14 Desember 2012

Praktek-praktek kode etik dalam penggunaan teknologi informasi

Pengertian sistem jaringan komputer adalah sekumpulan aturan dan peralatan sebagai satu kesatuan yang terdiri atas komputer-komputer yang di desain untuk dapat berbagi sumber daya (Printer, CPU), berkominikasi dan dapat mengakses informasi secara bersama.


Confidentiality atau kerahasiaan adalah pencegahan bagi mereka yang tidak berkepen-tingan dapat mencapai informasi . Secara umum dapat disebutkan bahwa kerahasiaan mengandung makna bahwa informasi yang tepat terakses oleh mereka yang berhak ( dan bukan orang lain), sama analoginya dengan e-mail maupun data-data perdagangan dari perusahaan.

Integrity atau Integritas adalah pencegahan terhadap kemungkinan amandemen atau penghapusan informasi oleh mereka yang tidak berhak. Secara umum maka integritas ini berarti bahwa informasi yang tepat, memang tepat dimana-mana dalam sistem - atau mengikuti istilah "messaging" - tidak terjadi cacad maupun terhapus dalam perjalananya dari penyaji kepada para penerima yang berhak.

Availability atau ketersediaan adalah upaya pencegahan ditahannya informasi atau sumber daya terkait oleh mereka yang tidak berhak. Secara umum maka makna yang dikandung adalah bahwa informasi yang tepat dapat diakses bila dibutuhkan oleh siapapun yang memiliki legitimasi untuk tujuan ini. Berkaitan dengan "messaging system" maka pesan itu harus dapat dibaca oleh siapapun yang dialamatkan atau yang diarahkan, sewaktu mereka ingin membacanya.


Autentikasi adalah suatu langkah untuk menentukan atau mengonfirmasi bahwa seseorang (atau sesuatu) adalah autentik atau asli. Melakukan autentikasi terhadap sebuah objek adalah melakukan konfirmasi terhadap kebenarannya. Sedangkan melakukan autentikasi terhadap seseorang biasanya adalah untuk memverifikasi identitasnya. Pada suatu sistem komputer, autentikasi biasanya terjadi pada saat login atau permintaan akses.

Sabtu, 01 Desember 2012

SERTIFIKASI ADMINISTRASI, MAINTENANCE, MANAGEMENT, AUDIT


Administrasi adalah proses penyelenggaraan kerja yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Administrasi, baik dalam pengertian luas maupun sempit di dalam penyelenggaraannya diwujudkan melalui fungsi-fungsi manajemen, yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Administrasi adalah segenap proses penyelenggaraan dalam setiap usaha kerja sama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu.

Maintenance adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang dengan tujuan agar peralatan selalu memiliki kondisi yang sama dengan keadaan awalnya. Maintenance atau pemeliharaan juga dilakukan untuk menjaga agar peralatan tetap berada dalam kondisi yang dapat diterima oleh penggunanya.(Lindley R. Higgis dan R. Keith Mobley (Maintenance Engineering Handbook, Sixth Edition, McGraw-Hill, 2002))

Manajemen berasal dari bahasa latin yaitu asal kata “manus” yang berarti tangan dan “agere” yang berarti melakukan. Kedua kata itu digabung membentuk kata kerja “managere” yang berarti menangani. “Managere” diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi “manage”, dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “manajemen” atau pengelolaan.

Audit adalah evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit teknologi informasi adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari infrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. Istilah lain dari audit teknologi informasi adalah audit komputer yang banyak dipakai untuk menentukan apakah aset sistem informasi perusahaan itu telah bekerja secara efektif, dan integratif dalam mencapai target organisasinya. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor. Tujuannya adalah untuk melakukan verifikasi bahwa subjek dari audit telah diselesaikan atau berjalan sesuai dengan standar, regulasi, dan praktik yang telah disetujui dan diterima.

Profesi di bidang Administration dan Maintenance yaitu seperti Database Administrator, System Administrator, Network Administrator, IT Administrator dan Network Engineer.

Sertifikasi yang diberikan sebagai bentuk pengakuan profesionalitas di bidang Administration dan Maintenance, yaitu Oracle Certified DBA Associate, Oracle Certified DBA Professional, Oracle9iAS Web Administrator, Microsoft Certified DBA, Cisco Certified Network Associate (CCNA), CompTIA Network+, Master CIW Administrator, WOW Certified Web Administrator Apprentice (CWAA), System Administration Guild (SAGE).

Institusi yang menawarkan sertifikasi untuk Administration dan Maintenance antara lain Oracle, Microsoft, Cisco, CompTIA, Certified Internet Web Master (CIW), World Organization of Webmasters (WOW), dan Information Systems Audit and Control Association (ISACA).

Sertifikasi yang diberikan sebagai bentuk pengakuan profesionalitas di bidang Management dan Audit, antara lain :
  • CISA (Certified Information Systems Auditor)
  • CISM (Certified Information Security Manager)
  • CISSP (Certified IS Security Professional)
  • CIA (Certified Internal Auditor)
Salah satu institusi yang menawarkan sertifikasi untuk Management dan Audit yaitu Information Systems Audit and Control Association (ISACA).

ISACA berdiri secara formal sejak 1969. Pertama kali didirikan, ISACA merupakan asosiasi bagi para IS Auditor dengan fungsi sebagai sumber informasi dan pihak yang memberikan panduan-panduan praktik bagi IS Auditor. Namun, saat ini, keanggotaan ISACA telah mencapai 35,000 orang yang tersebar di 100 negara di seluruh dunia (di Indonesia terdapat 100 anggota). Keanggotaannya sendiri mencakup berbagai macam lingkup profesi, diantaranya IS Auditor, Konsultan, Akademisi, dan berbagai profesi lain yang terkait dengan TI. Keanekaragaman profesi ini, membuat para anggota dapat saling belajar dan bertukar pengalaman mengenai profesinya masing-masing. Sejak lama, hal ini telah dipandang sebagai salah satu kekuatan ISACA di samping memiliki chapter di 60 negara yang dapat memberi kesempatan kepada para anggotanya untuk saling berbagi pengalaman, praktik dan pengetahuan, dan dengan demikian dapat menjadi wadah memperluas networking bagi para anggotanya. Dalam tiga dekade terakhir, ISACA telah berkembang pesat. Hal ini ditandai dengan dijadikannya ISACA sebagai acuan praktik-praktik terbaik dalam hal audit, pengendalian dan keamanan sistem informasi oleh para profesional di seluruh dunia. Perkembangan ISACA ini juga ditandai dengan semakin meningkatnya jumlah anggota secara signifikan di beberapa negara.

Sumber: http://arizkaseptiani.wordpress.com/2011/06/01/sertifikasi-administration-maintenancemanagement-dan-audit/

Senin, 02 April 2012

Putera Sampoerna


Penjemput Pasar Masa Depan
Putera Sampoerna, mengguncang dunia bisnis Indonesia dengan menjual seluruh saham keluarganya di PT HM Sampoerna senilai Rp18,5 triliun, pada saat kinerjanya baik. Generasi ketiga keluarga Sampoerna yang belakangan bertindak sebagai CEO Sampoerna Strategic, ini memang seorang pebisnis visioner yang mampu menjangkau pasar masa depan.
Berbagai langkahnya seringkali tidak terjangkau pebisnis lain sebelumnya. Dia mampu membuat sensasi (tapi terukur)dalam dunia bisnis. Sehingga pantas saja Warta Ekonomi menobatkan putra Liem Swie Ling (Aga Sampoerna) ini sebagai salah seorang Tokoh Bisnis Paling Berpengaruh 2005. Sebelumnya, majalah Forbes menempatkannya dalam peringkat ke-13 Southeast Asia’s 40 Richest 2004.
Putera Sampoerna, pengusaha Indonesia kelahiran Schidam, Belanda, 13 Oktober 1947. Dia generasi ketiga dari keluarga Sampoerna di Indonesia. Adalah kakeknya Liem Seeng Tee yang mendirikan perusahaan rokok Sampoerna. Putera merupakan presiden direktur ketiga perusahaan rokok PT. HM Sampoerna itu. Dia menggantikan ayahnya Aga Sampoerna.
Kemudian, pada tahun 2000, Putera mengestafetkan kepemimpinan operasional perusahaan (presiden direktur) kepada anaknya, Michael Sampoerna. Dia sendiri duduk sebagai Presiden Komisaris PT HM Sampoerna Tbk, sampai saham keluarga Sampoerna (40%) di perusahaan yang sudah go public itu dijual kepada Philip Morris International, Maret 2005, senilai Rp18,5 triliun.
Pria penggemar angka sembilan, lulusan Diocesan Boys School, Hong Kong, dan Carey Grammar High School, Melbourne, serta University of Houston, Texas, AS, itu sebelum memimpin PT HM Sampoerna, lebih dulu berkiprah di sebuah perusahaan yang mengelola perkebunan kelapa sawit milik pengusaha Malaysia. Kala itu, dia bermukim di Singapura bersama isteri tercintanya, Katie, keturunan Tionghoa warga Amerika Serikat.
Dia mulai bergabung dalam operasional PT. HM Sampoerna pada 1980. Enam tahun kemudian, tepatnya 1986, Putera dinobatkan menduduki tampuk kepemimpinan operasional PT HAM Sampoerna sebagai CEO (chief executive officer) menggantikani ayahnya, Aga Sampoerna.
Namun ruh kepemimpinan masih saja melekat pada ayahnya. Baru setelah ayahnya meninggal pada 1994, Putera benar-benar mengaktualisasikan kapasitas kepemimpinan dan naluri bisnisnya secara penuh. Dia pun merekrut profesional dalam negeri dan mancanegara untuk mendampinginya mengembangkan dan menggenjot kinerja perusahaan.
Sungguh, perusahaan keluarga ini dikelola secara profesional dengan dukungan manajer profesional. Perusahaan ini juga go public, sahamnya menjadi unggulan di bursa efek Jakarta dan Surabaya. Ibarat sebuah kapal yang berlayar di samudera luas berombak besar, PT HM Sampoerna berhasil mengarunginya dengan berbagai kiat dan inovasi kreatif.
Tidak hanya gemilang dalam melakukan inovasi produk inti bisnisnya, yakni rokok, namun juga berhasil mengespansi peluang bisnis di segmen usaha lain, di antaranya dalam bidang supermarket dengan mengakuisi Alfa dan sempat mendirikan Bank Sampoerna akhir 1980-an.
Di bisnis rokok, HM Sampoerna adalah pelopor produk mild di tanah air, yakni rokok rendah tar dan nikotin. Pada 1990-an, itu Putera Sampoerna dengan kreatif mengenalkan produk rokok terbaru: A Mild. Kala itu, Putera meluncurkan A Mild sebagai rokok rendah nikotin dan “taste to the future”, di tengah ramainya pasar rokok kretek. Kemudian perusahaan rokok lain mengikutinya.
Dia memang seorang pebisnis visioner yang mampu menjangkau pasar masa depan. Berbagai langkahnya seringkali tidak terjangkau pebisnis lain sebelumnya. Dia mampu membuat sensasi (tapi terukur)dalam dunia bisnis. Langkahnya yang paling sensasional sepanjang sejarah sejak HM Sampoerna berdiri 1913 adalah keputusannya menjual seluruh saham keluarga Sampoerna di PT HM Sampoerna Tbk (40%) ke Philip Morris International, Maret 2005.
Keputusan itu sangat mengejutkan pelaku bisnis lainya. Sebab, kinerja HM Sampoerna kala itu (2004) dalam posisi sangat baik dengan berhasil memperoleh pendapatan bersih Rp15 triliun dengan nilai produksi 41,2 miliar batang. Dalam posisi ketiga perusahaan rokok yang menguasai pasar, yakni menguasai 19,4% pangsa pasar rokok di Indonesia, setelah Gudang Garam dan Djarum.
Belakangan publik memahami visi Tokoh Bisnis Paling Berpengaruh 2005 versi Majalah Warta Ekonomi ini (Warta Ekonomi 28 Desember 2005). Dia melihat masa depan industri rokok di Indonesia akan makin sulit berkembang. Dia pun ingin menjemput pasar masa depan yang hanya dapat diraihnya dengan langkah kriatif dan  revolusioner dalam bisnisnya. Secara revolusioner dia mengubah bisnis intinya dari bisnis rokok ke agroindustri dan infrastruktur.
Terakhir, di bawah bendera PT Sampoerna Strategic dia sempat berniat mengakuisisi PT Kiani Kertas, namun untuk sementara dia menolak melanjutkan negosiasi transaksi lantaran persyaratan yang diajukan Bank Mandiri dinilai tak sepadan. Dia pun dikabarkan akan memasuki bisnis jalan tol, jika faktor birokrasi dan kondisi sosial politik kondusif.

Pendapat : Putera Sampurna ini meneruskan bisnis atau perusahaan ayahnya dan beliau memproduksikan produk-produk lain dengan kreatifitasnya sendiri

Sumber : www.tokohindonesia.com

Senin, 12 Maret 2012

Salman Azis Alsyafdi


SALMAN AZIS ALSYAFDI
PEMILIK WARNET GUE

Orang ini memulai usahanya dengan berjualan nasi goring dan buku foto copy. Bisnis Salman pun terus berkembang hingga dia bsa mendirikan sebuah warnet, penyewaan computer, took foto, laundry, hingga salon. Usaha yang dia geluti tersebut tidak bermodalkan uang sepeserpun, melainkan kejelian membaca peluang, kemauan, dan kreatifitas.

Salman memulai usahanya dengan cara jual beli nasi goreng, tai bukan berjualan nasi goreng. Suatu ketika pada tahun 2003 Salman sisawa SMU Insan Cendekia sekolah yang berasrama di Serpong. Salman dan teman-temannya terkadang merasa bokan dengan makanan yang di berikan oleh pihak asrama. Mau mencoba makanan lain namun tidak bisa di karenakan tidak ada kantin di asrama. Lalu Salman bersama temannya ia bersepedah hingga 3km mencari nasi goreng yang paling murah dan enak. Keesokkan harinya ia menawarkan teman-teman asrama yang lain. Usaha ini tidak membutuhkan modal di karenakan sebelum membeli ke pedagang Salman sudah meminta uangnya kepada sisawa yang ingin beli.

Tamat sekolah dia melanjutkan ke jenjang perkuliahan di Fakultas Ilmu Komputer UI. Ia melihat buku-buku kuliah fasilkom yang sangat besar-besar dan tebal, serta mahasiswa yang jumlahnya begitu banyak Salman pun mulai melakukan usaha foto kopian buku. Slaman tidak berhenti untuk mencari peluang usaha, ia mengamati banyak sekali hamasisawa yang membutuhkan computer, fasilitas yang sangat wajib untuk semua hamasiawa untuk mengerjakan tugas akhir. Namun pada awal 2004 belum ada toko computer yang menjual computer murah yang ada hanya computer rakitan, itu pun harus membelinya di Glodok atau di sentra-sentra perdagangan komputerdi Jakarta. Dengan cepat Salman peluang besar ini, pada semester dua ia memulai menjual computer rakitan. Ia menempel promosi di asrama UI. Hampir setiap hari minggu ia mencari barang-barang yang paling murah untuk merakit computer yang di butuhkan.

Salman sangat jeli sekali mencari peluang untuk usahanya. Di karenakan di zaman sekarang banyak yang membutuhkan internet, Salman pun berpikir untuk membuka usaha warnet, maka ia pun meminta izin pedaka pimpinan asrama untuk menyewa  ruangan untuk di jadikan warnet. Sekarang Salman mencari modal untuk membuka warnetnya, akan tetapi modal yang di butuhkan begitu besar, Salman pun tetap mencari modal tersebut hingga meminjam uang ke pada orang tuanya. “Proses ini saya namakan membenamkan diri ke dalam bara api”, tutur Salman. Dengan ini Salman melakukan dua hal. Pertama, ia mendapatkan modal untuk usahanya. Kedua, ia menempatkan diri kedalam suatu kondisi yang memotivasi saya untuk berusaha abis-abisan. “Kalu saya galal saya akan kelaparan. Maka saya tidak boleh gagal”. Katanya.

Dapa akhir nya usha Salman pu berhasil dan dia memperluas usaha warnetnya itu. Ia membuka warnet lagi di wilayah stasiun Universitas Pancalia. Manun langkah yang ia ambil tidak disukai oleh para pesaingnya. Mereka tidak suka Salman menjual servis printing dengan harga Rp300 rupiah per lembar. Namun ia menolak mengikuti kemauan mereka untuk menaikka harga. Penolakan itu mengundang 10 orang preman untuk merusak warnet Salman. Setelah kejadian itu Salman pun menaikkan harga yang di sesuaikan oleh pesaing lainnya. “saya sekarang percaya orang bisa bunuh-bunuhan hanya kerena Rp100”,katanya.

 Salman pun terus melanjutkan usahanya ke segalah alah untuk memperbanyak penghasilan nya. Tapi Salman tidak berhenti untuk berusaha lagi, ia membuka usaha laundry dan salon. 

Keyakinannya akan focus bisnisnya ini semakin kuat ketia Salman mengikuti lompa Wirausaha Muka Mandiri 2007 dan maraih juara2 Kategori Mahasiswa Program Diploma dan Sarjana Tinggat Nasional. Setahun kemudian, tepatnya tahun 2008, ia kembali mendapat gelar, kali ini menjadi Best Entrepreneur Fakultas Ilmu Komuter UI.




Pendapat saya tentang usahanya beliau
            Beliau sangat teliti dan kreatif untuk melihat peluang usaha. Usaha yang ia bangun benar-benar sangat bagus dan bermanfaat bagi semua orang. Bukan itu saja ia pun tidak egois dengan harga yang sudah di tanamkan olehnya. Intinya ia mampu berwirausaha dan mampu mengambil peluang yang sangat besar.